AKHLAK SABAR Langsung Dapat Ganjaran Dunia Akhirat! Kok Bisa? | TAZKIYATUN NAFS #8 Ust SHOLEH DREHEM


Yang lagi viral saat ini adalah film "The Odyssey". Film yang direkam secara penuh dengan kamera IMAX 70mm menggambarkan kisah kepulangan raja Ithaca dari pertempuran di Troya. Setelah bertempur selama 10 tahun untuk menaklukkannya. 

Jaraknya sekitar 1.000 kilometer. Ya sekitar jarak Jakarta - Banyuwangi. Normalnya dengan perahu bisa ditempuh maksimal 2 minggu. Alih-alih jadi perjalanan yang menyenangkan karena sukses berperang, malah jadi perjalanan penuh lika-liku dan ditempuh selama 10 tahun. Namun dia tetap sabar meski sudah meninggalkan rumah, istri dan anaknya selama hampir 20 tahun.

Meski begitu, sudah sampai Ithaca tak langsung mengaku sebagai raja. Tapi sebagai pengemis. Dia tetap sabar meski diolok-olok, untuk mengetahui siapa yang tetap setia atau tidak. Sebab banyak yang mengincar tahta sekaligus istrinya yang cantik itu. Namun buah kesabaran itu akhirnya dia bisa kembali jadi raja, lalu mendudukkan anaknya sebagai penggantinya dan dia pensiun dengan tenang.

Meski ini masih jadi perdebatan apakah nyata atau tidak, karena kisahnya terjadi di abad ke-12 sebelum masehi (SM). Apalagi penulisan kisahnya ini setalah 4 abad kemudian, abad ke-8 SM, oleh pujangga Homer. Kisah kesabaran dan ketabahan Odyssius ini untuk bertemu kembali dengan keluarga setelah melakukan tugas negara sangatlah memorable bagi banyak orang. Sehingga ditulis ulang, diadaptasi, jadi novel, film, dll.

Dan lebih hebat lagi dan jelas fakta adalah kisah kesabaran dan ketabahan Rasulullah SAW saat berdakwah. Meski sudah 13 tahun berdakwah di Mekah, hasilnya tak banyak. Padahal selama itu beliau bersabar dari cemoohan, fitnahan, lemparan batu bahkan upaya pembunuhan. 

Demikian juga nanti saat hijrah ke Madinah. Seperti ancaman penyerbuan, sehingga Rasulullah sampai memimpin perang beberapa kali.

Namun hasil kesabaran itu berbuah manis di ujung umur beliau. Islam sudah berkembang pesat di Mekah, Madinah dan sekitarnya.

Itulah pentingnya kesabaran. Barangsiapa yang mau bersabar, dia akan mendapatkan ganjaran langsung: di dunia dapat ketenangan dan diakhirat dapat surga. Dua kebahagiaan sekaligus.

Namun kesabaran ini bukanlah akhlak yang mudah. Gampang diomong tapi berat dilakukan. Maka wajar jadi besar ganjarannya.

Mari kita simak kajian TAZKIYATUN NAFS (penyucian jiwa) - part 8 yang menarik dari Ustadz M. SHOLEH DREHEM, Lc, MA. Kajiannya mudah dipahami dan disertai contoh yang aktual. 

Beliau mantan ketua IKADI (Ikatan Da'i Indonesia) Jawa Timur serta pengasuh & dewan penyantun STIDKI Ar Rahmah Surabaya. Sekolah tinggi full scholarship (bebas biaya hidup dan pendidikan bagi mahasiswanya) yang mencetak imam masjid & da'i.

Posting Komentar

Terima kasih sudah hadir dan berkomentar.
Statsounter
View My Stats
Total Hits