Sebuah video viral di media sosial. Tampak seorang penjual gorengan membuang sisa-sisa jualan yang tak laku. Bukan 1-2 buah, tapi banyak. Bernampan-nampan. Mungkin setiap nampan berisi sebuah jenis gorengan.
Oleh: Mochamad Yusuf*
Tak dijelaskan kenapa sampai begitu banyak sisanya. Apa karena ekonomi sulit sehingga daya beli turun, hujan, tidak enak, ada pesaing baru..? Entah.
Saya teringat kisah tetangga yang penjual nasi goreng gerobak keliling. Suatu malam usai Isyak dia berangkat jualan. Tak jauh dari rumah, turun hujan lebat. Tetangga berteduh di sebuah poskamling.
Mungkin karena lama tak reda, akhirnya tetangga tertidur. Bangun-bangun sudah tengah malam. Waduch.. sudah pada tidur, mana ada yang mau beli nasi goreng? Akhirnya semuanya dibuang.
Saya tanya kenapa gak dijual lagi esok? Katanya sudah basi kalau besoknya.
Komentar netizen tentang video viral itu, menyayangkan mengapa dibuang. Kenapa tak disedekahkan saja? Entah, mungkin alasannya sama dengan tetangga saya. Sudah basi.
Tapikan harusnya, lebih baik lagi sebelum jualan, diambil sebagian barang dagangan buat sedekah. Jadi sedekah lebih diutamakan. Bukan sisa. Apa kalau laris manis berarti tak sedekah?
Dan biasanya sedekah itu menarik rezeki. [TSA, 10/2/2026]

%20-%20sedekah%20dulu%20baru%20dijual.jpg)

Posting Komentar