Rahasia Rezeki (21): Rezeki Remeh, Tapi Tetap Rezeki Kan?


Akhirnya saya sampai tujuan. Tepat waktu bahkan bisa dikatakan lebih awal dari jadwal semestinya. Saya geleng-geleng saja. Bagaimana ini bisa terjadi?

Oleh: Mochamad Yusuf*

Sebuah telpon masuk ke sebuah radio. "Halo! Assalammuailakum," sebuah suara menyahut dari seberang sana. "Wallaikumsalam, siapa ini?" penyiarnya menjawab. Sebuah nama disebut dari ujung telpon.

"Saya melaporkan dari bundaran Waru ke kota, lancar. Saya tak tahu mengapa kok bisa lancar. Biasanya jam-jam segini padat merambat. Mungkin rezeki saya. Hahaha." kata suara di seberang sana melaporkan keadaan lalu lintas. "Masak Pak? Wah, kalau begitu memang itu rezeki Bapak," penyiarnya menimpali sambil ikut tertawa.

Saya yang mendengarkan radio sambil lalu juga ikut tersenyum mendengarkan percakapan ini. Tiba-tiba saya tertarik dengan percakapan ini. Rezeki. Benarkah itu rezeki?

Dalam film-film spionase sering untuk melancarkan sebuah misi, ada anggota tim yang bertugas ‘menghack’ jaringan lampu lalu lintas kota. Sehingga dengan kendalinya lampu lintas bisa membantu misinya, misal setiap perempatan selalu hijau. 

Tapi saya tak tahu bagaimana kenyataannya. Apakah memang lampu lalu lintas bisa dikendalikan jarak jauh? Kalaupun iya, apakah semua lalu lintas bisa dikendalikan. Apakah hal itu juga terjadi di Indonesia?

Memang menyenangkan kalau kita berkendara di jalan, setiap perempatan yang ada lampu lalu lintasnya kita selalu dapat lampu hijau. Sehingga kita tak terhambat dan melaju dengan lancar. Bila demikian, bisa-bisa kita sampai tujuan dengan tepat waktu bahkan bisa lebih awal. 

Tapi apakah hal demikian bisa terjadi? Bisa saja, kalau itu sudah ditakdirkan ke kita. Dan itu mungkin sebuah rezeki untuk kita. Saya sendiri pernah mengalami hal demikian. 

Suatu waktu saya harus ke suatu tempat tujuan di kota. Rumah saya di pinggiran kota, tepatnya sudah di luar kota, Sidoarjo. Saya mempunyai keperluan yang penting dimana saya harus sampai ke tujuan dengan cepat. Tapi saya sudah berangkatnya agak terlambat.

Dengan membaca "Bismillah", saya berangkat dengan mantab dan berharap lancar. Keluar perumahan melewati jalan kampung menuju jalan negara yang bertujuan ke Surabaya. Di pertigaan ini tak ada lampu lintas yang mengatur. Yang ada adalah sukarelawan (polisi cepek, karena bisa diberi sedekah uang receh). 

Biasanya kita tunggu sampai dipersilakan sukarelawan ini. Namun ketika sudah hampir pertigaan ini, jalan negara ini sudah distop oleh sukarelawan untuk memberi jalan dari arah saya. Saya merasa surprise, karena dengan cara begini saya tak perlu menunggu lama.

Masuk ke jalan negara sampai ke perbatasan Surabaya di jalan Ahmad Yani, tak ada perempatan. Namun ada lampu lalu lintas untuk mempersilakan para penyeberang jalan. Ini memang tak sering menyala lampu merahnya, namun kadang juga ada. Tapi saya melewatinya dengan lancar.

Saya sudah melawati jalan Ahmad Yani dengan mulus, sudah hampir di ujung yakni pertigaan dengan Margorejo. Sungguh ajaib, ketika sudah sampai pertigaan ini lampunya juga hijau. 

Saya melaju lurus lepas dari jalan Ahmad Yani masuk ke Wonokromo, tapi berdebar-debar karena ada perlintasan kereta api. Bisa-bisa kalau ada kereta lewat, jalan bisa distop juga. Ternyata juga lancar. 

Di depan Kebun Binatang saya mengambil lajur kanan untuk menuju jalan raya Darmo. Di jalan raya Darmo ini ada 2 lampu lintas. Perempatan perlintasan dengan jalan Dr Sutomo dan sebuah lintasan dari arah jalan Urip Sumoharjo masuk ke jalan Wr Supratman. Dan anehnya saya lancar-lancar saja.

Akhirnya saya sampai tujuan. Tepat waktu bahkan bisa dikatakan lebih awal dari jadwal semestinya. Saya geleng-geleng saja. Bagaimana ini bisa terjadi? Dari rumah sampai tujuan, tak ada halangan sama sekali yang bisa menghentikan laju kendaraan saya. 

Saya merasa ini sebuah anugerah. Sebuah rezeki. Pasti Tuhan lagi menyayangi saya, begitu kata saya dalam hati. Tak henti-hentinya saya bersyukur. Sebuah hal yang remeh, kecil tapi sangat bermanfaat. Itulah rezeki. [TSA, 30/11/2010 Subuh]

Posting Komentar

Terima kasih sudah hadir dan berkomentar.
Statsounter
View My Stats
Total Hits