Barusan kita lalui tahun baru hijriyah. Berkurang pula setahun jatah umur kita. Entah berapa lama lagi sisa umur kita. Hanya Allah yang tahu.
Jangan sampai jadi penyesalan setelah jatah umur itu habis.
"Dan bukankah Kami telah memanjangkan umurmu untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan telah datang kepadamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami), dan bagi orang-orang zalim tidak ada seorang penolong pun." (QS. Fatir: 37).
Kita tak kuasa memperpanjang atau memperpendek umur kita. Bahkan kita sendiri tak tahu apa yang terjadi besok atau ke depannya. Yang kita kuasa adalah apa yang akan kita lakukan.
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)..." (QS. Al-Hasyr: 18).
Salah satu yang bisa lakukan adalah banyak meminta pada Allah. Allah beda dengan makhluk seperti manusia. Di mana kalau kita banyak minta padanya, malah bikin jengkel bahkan marah.
Tapi kalau kita tak pernah minta pada Allah justru Dia tak suka. Menganggap kita sombong. Sebaliknya semakin banyak kita minta padaNya, Allah semakin senang.
Apa itu maksud banyak meminta pada Allah? Sebaiknya apa yang kita minta pada Allah? Bagaimana caranya? Kapan waktu terbaik meminta pada Allah?
Mari kita simak penjelasan Ustadz KH Ali Mansyur Kastam, pengasuh Pondok Pesantren Raudhotul Ilmiah, Kertosono, Jawa Timur di sini. Sebuah Pondok Pesantren yang termasuk tua di Jawa Timur. Lebih dikenal dengan nama pondok YTP dulu. Beliau guru kajian tafsir Al Qur'an yang mumpuni. Kajiannya sungguh runtut dengan ilmu yang sangat dalam.



Posting Komentar