Catatan Penyintas Stroke (6): Berbagai Halusinasi


Stroke dapat menyebabkan halusinasi. Yaitu melihat, mendengar, mencium atau merasakan sesuatu seolah nyata tapi sebenarnya tidak ada. Saya alami ini berkali-kali selama di RS. Tadinya saya merasa hal itu memang benar terjadi. Nyata. Tapi setelah membaca banyak refensi, ternyata itu disebabkan oleh masalah persepsi akibat aliran darah atau efek langsung pada fungsi otak.

Oleh: Bismo Ariobowo*

Pertama, halusinasi di ruang HCU. Saya merasa minggat dari ruang yang mencekam itu lalu pergi keluar RS namun tertangkap oleh perawat.

Seperti sudah saya ceritakan pada tulisan terdahulu, saya sempat drop tak sadarkan diri yang kemudian terpaksa di rawat di HCU. Ranjang yang ketat dengan berbagai alat, selang dan ruang yang gelap, seolah-olah membuat saya jengah. Lalu melarikan diri dari ruangan itu dan jalan-jalan keliling RS.

Kedua, saya seolah 'dikeroyok' 4 perawat sekaligus. Ini karena saya memberontak dengan melepas selang-selang alat bantu yang menempel di tubuhku. Padahal setiap shift hanya ada 1 orang perawat.

Ketiga, halusinasi di ruang pemulihan. Anakku yang sedang tidur menunggu di samping, saya lempar pakai botol infus. Dalam halusinasi tempat itu seakan-akan mau digerebek karena kejahatan pencurian air PDAM.

"Mas, ayo cepat pergi! Tempat ini mau digrebek polisi!" seruku.

Anakku yang terbangun karena tertimpuk botol infus menenangkanku.
"Bapak istirahat aja lagi. Gak ada polisi. Ini di RS. Dan masih malam," jawab anakku kalem.

Keempat, saya minta dibelikan ketela rebus! Dalam halusinasi seolah ada penjual ketela rebus keliling. 

"Tolong saya belikan Telo godog" pinta saya pada adik yang waktu itu berjaga siang.
"Di sini gak ada pedagang telo," jawab adikku.
"Coba cari di sekitar RS pasti ada. Tadi jual sepuluh ribu per kotak," tegasku keukeuh seolah melihat sendiri pedagang keliling.

Adikku keluar kamar memenuhi permintaanku. Tak lama, kembali dengan tangan kosong.

"Gak onok telo blas neng RS. Aku wis mubeng mas Bis. (Tidak ada ketela rebus. Saya sudah keliling rumah sakit)," ujar adikku dengan raut muka kesal karena keliling cari Telo godog.

Belakangan dalam perjalanan pulang saya baru sadar kalau di RS PHC, area sentra komersial yang menjual makanan, obat dll ternyata tertata rapi, mewah, dan tertib seperti di mall atau stasiun. Mana mungkin ada pedagang keliling jualan telo.😝

Ket. foto: 
Saat di RS PHC Surabaya


[Bersambung]
~~~
*Bismo Ariobowo adalah pensiunan PT Pos Indonesia (Persero). Pernah menjabat sebagai Manager Humas di Kantor Pusat, Bandung. Bekerja di PT Pos Indonesia sejak lulus kuliah dari Komunikasi, UNAIR. Sempat berdinas di beberapa daerah di Indonesia.

Posting Komentar

Terima kasih sudah hadir dan berkomentar.
Statsounter
View My Stats
Total Hits