Ustadz Nurbani pernah tinggal di Illinois. Sebuah negara bagian di Amerika Serikat yang banyak komunitas Yahudinya. Suatu ketika saat berkunjung ke sebuah kursus, beliau lihat yang ikut banyak orang hamil. Penasaran hal ini, beliau bertanya ke salah satu peserta.
"Agamamu apa?" tanya Ibu balik.
"Islam," jawab beliau.
"Apa kamu gak tahu omongan Nabimu, perintah belajar dari bayi sampai mati?"
Tercenganglah Ustadz Nurbani. Ternyata yang ikut kursus bukan ibunya. Tapi bayinya. Sejak bayi, bahkan belum lahir sudah diminta belajar oleh orang tua Yahudinya. Padahal ibu-ibu muslim di Indonesia malah sibuk ngidam. Hehehe.
"Mengapa kamu kaya-kaya?" tanya Ustadz.
"Apa kamu gak dengar ajaran Nabimu, kalau mau kaya harus zakat!" jawabnya.
Ustadz tercengang lagi. Mereka malah menjalankan perintah Nabi Muhammad, meski mereka menamakan zakat sebagai CSR.
Dari 9 milyar jumlah penduduk dunia, sensus 2023, yang mengaku Kristen 2,2 milyar. Mengaku Islam, 2 milyar. Mengaku Hindu, 1,2 milyar dst. Dan mengaku Yahudi cuma 14 juta. Alias 0,000.. %. Namun mereka menguasai perbankan, teknologi, persenjataan, industri, perusahaan besar dll.
Sedangkan di Indonesia, sebuah penelitian di 35 kota, dari 100 yang mengaku Islam, hanya 35 orang yang sholat Ied. Dari itu, yang sholat Jum'at 17 orang. Dari itu, yang sholat Fardhu 12 orang. Dari itu, yang paham Al Fatihah 7 orang. Dari itu, yang paham Nahyatul 3 orang.
Jadi apa kesimpulannya?
Mari kita simak uraian yang disampaikan dengan runtut oleh Ustadz Dr KH NURBANI YUSUF, M.Si. Beliau adalah dosen Universitas Muhammadiyah Malang, mantan ketua MUI Batu, pengasuh kajian Padang Mahsyar dan Wakil Ketua PDM Kota Batu, Jawa Timur. Beliau dikenal dai yang rajin berdakwah di kompleks lokalisasi. Disampaikan dengan jelas dan terang benderang serta penuh data. [TSA, 1/6/2026]



Posting Komentar